Simpelsaja.com -
Terkadang sebagai manusia biasa, yang dipenuhi rasa salah dan khilaf kita kurang mensyukuri apa yang sudah Tuhan beri kepada kita sebagai hamba-Nya. Bahkan Ia memberikan apa yang tidak kita minta. Sering lupakah kita bersyukur? sering kah kita mengingkari nikmat yang Ia berikan kepada kita? mendustakan apa yang Ia berikan kepada kita.
Terkadang sebagai manusia biasa, yang dipenuhi rasa salah dan khilaf kita kurang mensyukuri apa yang sudah Tuhan beri kepada kita sebagai hamba-Nya. Bahkan Ia memberikan apa yang tidak kita minta. Sering lupakah kita bersyukur? sering kah kita mengingkari nikmat yang Ia berikan kepada kita? mendustakan apa yang Ia berikan kepada kita.
Kita hanya akan tahu betapa kita sangat mencintai apa yang telah kita miliki setelah kita kehilangan. Seperti biasa, kita hanya akan tahu betapa istimewanya yang kita memiliki semua setelah merasakan apa itu yang disebut kepergian. Passenger melalui lagunya yang berjudul " Let Her go" ingin menyampaikan bahwa begitulah sifat dasar manusia, menganggap apa yang ada itu biasa saja kemudian terasa luar biasa saat tidak ada.
Entah mengapa, saya teramat suka dengan lagu ini. Lagu ini sederhana, dengan liriknya yang mudah dimengerti namun mengena ke dalam hati saya, lagu ini mengajarkan bahwa saya harus menjaga apa yang telah saya miliki sekarang. Berikut sedikit kutipan lirik dan artinya dari Lagu "Let Her go" by Passenger
Well You only need the light when it's burning low,
Only miss the sun when it starts to snow,
Only know you love her when you let her go.
Kamu hanya butuh cahaya ketika cahaya mulai meredup
Hanya akan merindukan matahari ketika salju mulai turun
Hanya akan tahu kamu sangat mencintainya ketika kamu membiarkannya pergi
Only know you've been high when you're feeling low
Only hate the road when you're missing home.
Only know you love her when you let her go,
And you let her go.
Mengetahui rasanya bahagia ketika hatimu terasa lemah
Membenci jalanan ketika kamu merindukan rumah
Kamu baru tahu jika kamu mencintainya ketika kamu membiarkannya pergi
Dan kamu membiarkannya pergi
Sedikit kutipan lirik tersebut menjelaskan bahwa terkadang kita hanya akan tahu bahwa cahaya itu teramat penting bagi hidup kita ketika cahaya tersebut mulai redup atau bahkan sudah tidak ada, padahal saat masih ada cahaya tersebut kita sering menghiraukannya. Kita hanya akan tahu bahwa matahari itu sangat penting ketika salju turun dan kita diselimuti rasa dingin, padahal ketika masih ada matahari kita sering mengeluhkan keberadaanya. Dan kita hanya akan tahu rasanya bahagia itu seperti apa saat kita merasakan sedih dan hati kita lemah. Kita hanya akan tahu perjalanan yang terasa sangat lama bila kita merindukan rumah, padahal sering kali ketika kita berada di rumah kita ingin pergi meninggalkannya.
Dan kita hanya akan tahu bahwa kita sangat mencintai seseorang ketika kita merelakan ia pergi dari hidup kita, atau terkadang kita yang pergi meninggalkan mereka. Dan yang tersisa hanya sebuah penyesalan, karena membiarkan ia berlalu dalam hidup kita.
Kita sering tidak menghargai keberadaan orang-orang yang kita sayangi seperti orang tua, keluarga, pasangan dan teman-teman karena kita terlalu asyik dengan kehidupan dan keegoan kita, tanpa kita sadari mereka mulai menjauh dari hidup kita. Kita pergi meninggalkan mereka hanya untuk kesenangan lainnya sampai kita menyadari bahwa merekalah orang-orang yang sangat berarti bagi hidup kita.
Jangan sampai kita membiarkan apa yang kita miliki sekarang berlalu pergi begitu saja
Jangan sampai apa yang telah Ia berikan pada kita, kita mengingkarinya begitu saja.
Jagalah mereka, jagalah apa yang kita miliki
karena kita tidak akan tahu kapan kita dipisahkan oleh apa dan mereka yang ada bersama kita saat ini.
Mari kita terus bersyukur dan bersyukur atas nikmat yang Allah beri kepada kita.

Posting Komentar